Minggu, 28 April 2013

Bermula dari Diri

Ketika aku ingin merubah dunia, ku tahu sungguh sulit bagiku
Ketika aku ingin merubah indonesia, ku tahu itu tidak mudah untukku
Ketika aku ingin merubah pulau jawa, ku tahu itu tak sekecil kampungku
Ketika aku ingin merubah keluargaku, ku tahu hidayah itu datangnya darimu
Namun aku harus merubah diriku, karena dengan begitu, awal mula merubah semuanya.

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)


sekeras apapun angin meniup debu
tak akan pernah terbang sampai ke langit
setinggi apapun bangunan yang kokoh
tak akan pernah mencapai langit
namun do'a bisa menembus tingginya langit
karena hanya do'alah qodar itu bisa berubah
maka jangan henti-henti untuk berdo'a
dan serahkan semua kepada-Nya
apapun hasilnya, Itulah Suratan Takdir-Nya
So, jangan menyalahkan siapa-siapa

                                         marilah berusaha, berdo'a berdo'a dan selalu berdo'a

Minggu, 21 April 2013

donor darah


Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah.

Syarat-syarat donor darah:
·       Umur minimal 17 tahun. Di usia ini, perkembangan tubuh telah sempurna. Sehingga, mendonorkan darah tidak mengganggu sistem kerja tubuh
·       Berat badan minimal 45 kg. Kurang dari itu, pengurangan darah dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan sistem kerja tubuh.
·       Temperatur tubuh normal, antara 36,6 - 37,5 derajat Celsius.
·       Tekanan darah normal, yaitu sistole 110 - 160 mmHg, diastole 70 - 100 mmHg.
·       Denyut nadi teratur, yaitu sekitar 50 - 100 kali/ menit.
·       Haemoglobin wanita minimal 12 gram%, pria minimal 13 gram%.
·       Frekuensi donor darah maksimal 5 kali setahun, atau berjarak minimal 3 bulan.

Pertama kali aku donor darah saat SMP kelas 3. Walau masih kecil aku gag takut sama yang namanya jarum yang besar, karena aku punya mental yang lebih besar dari pada jarum itu. Walau akhirnya aku agak “kelenger“ setelahnya.hehehe. Bagaimana tidak, coba bayangkan. Anak umur 15 tahun dengan berat + 45 kg diambil darahnya 500cc tidak tanggung-tanggung. Untung tidak kehabisan darah ya. Eitss tapi setelah itu aku dikasih uang Rp. 57.000 kala itu, karena aku donor di Rumah Sakit Swasta, cukup berharga pada jamannya. Akupun berpikiran ingin donor lagi, biar dapat uang. (biasa pikiran anak kecil yang senang dapat uang)

Donor keduaku waktu kelas 3 SMA. Karena waktu sma aku aktif sekali kegiatan Pramuka, PMR (Palang Merah Remaja), Theter, Bela Diri dll. Berhubung donor darah adalah kegiatan anak-anak PMR aku ikut berpartisipasi menyumbangkan darahku dengan sukarela. Namun kali ini yang diambil hanya 1 kantong 350cc. Berhubung aku sudah pernah donor sebelumnya, aku semakin yakin. Setelah itu aku diberi susu dan beberapa snack agar tenaga pulih kembali.

Yang ketiga di Kampus IPDN tercinta. Saat tingkat 1 aku ikut turut serta donor darah di kampusku. Karena ini kerjasama yang diadakan antara lembaga dan PMI Jatinangor sehingga rutin diadakan. Namun kali ini banyak sekali pendaftarnya. Bagaimana tidak, kampus yang dihuni ribuan orang dengan waktu donor dan fasilitas yang terbatas membuat kami antri. Tapi itu tak jadi masalah buatku. Akupun tetap mendonorkan darahku. Setelah itu kami diberi semangkok mie dan sebotol teh pelengkap yang cukup ubtuk menghilangkan rasa haus dan lapar.

Ke-4 ??? di pulau seberang. Tepatnya di Makassar-Sulawesi Selatan. Berhubung saya waktu semester 2 dapat regional sulawesi selatan. Ketika itu ada promo di CCC (Celebes Convention Center) aku dan ke 2 sokonku (sodara kontingen) melihat-lihat barang yang dipamerkan. Bertepatan disitu ada donor darah akupun menyempatkan untuk donor darah. Walau tidak ada niat sebelumnya, berhubung ada kesempatan waspadalah wasapadalah.

Yang ke-5 dan ke-6 dikampusku jatinangor. Kedua-duanya saat aku puasa. Tapi aku yakin bahwa orng puasa bukannya kaum yang lemah, malas-malasan, enak-enakan. Orang puasa itu juga harus kuat. Toh akupun juga tidak apa-apa. Alhamdulillah Alloh paring kesehatan.
Inilah beberapa manfaat dari donor darah:

Berikut beberapa manfaat yang diperoleh bila Anda rutin melakukan donor darah, seperti dilansir Boldsky.

1. Menyeimbangkan kadar zat besi

Ini adalah salah satu manfaat kesehatan terbaik dari donor darah. Menurut penelitian, banyak orang memiliki tingkat zat besi berlebih yang dikonsumsi melalui makanan. Jadi, untuk menyeimbangkan kadar zat besi dalam tubuh, cara yang baik adalah dengan menyumbangkan darahnya. Memiliki terlalu banyak zat besi dalam darah bisa berbahaya bagi jantung.

Perempuan dapat menyeimbangkan kadar zat besi melalui menstruasi. Namun laki-laki, dan perempuan setelah menopause perlu menyeimbangkan kadar zat besi dalam tubuh mereka.

2. Pemeriksaan kesehatan

Sebelum menyumbangkan darah, riwayat kesehatan di pendonor harus diperiksa. Bahkan dokter melakukan beberapa tes dasar untuk melihat apakah darah dapat disumbangkan atau tidak. Jadi, itu adalah salah satu alasan untuk 'memaksa' diri melakukan pemeriksaan.

Melalui tes ini, Anda bisa mengetahui apakah Anda sehat atau tidak. Dengan cara ini, Anda juga dapat dibuat sadar akan masalah kesehatan yang mempengaruhi tubuh Anda.

3. Mengurangi risiko kanker

Orang yang rutin mendonorkan darahnya memiliki kemungkinan menderita kanker terutama usus besar, paru-paru, hati, tenggorokan dan kanker paru-paru lebih rendah, karena kadar zat besinya lebih seimbang.

4. Mengontrol tekanan darah

Ini adalah salah satu manfaat kesehatan dari donor darah. Bila Anda menyumbangkan darah, volume darah seimbang. Hal ini untuk mencegah peningkatan tekanan darah. Jadi, jantung yang sehat baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

5. Mengurangi kolesterol

Sel darah manusia mengandung kolesterol. Baik kolesterol baik dan buruk, semua ditemukan dalam sel-sel darah merah. Nah, salah satu manfaat kesehatan dari darah donor adalah membantu mengurangi kadar kolesterol.


6. Membantu tubuh saat kekurangan darah
Terbiasa melakukan donor juga bisa membantu tubuh ketika kekurangan darah. Sebab ketika donor, darah akan berkurang dan berusaha mengisi kekosongan. Tubuh yang terbiasa bertahan dengan kondisi tersebut pun cukup menguntungkan jika suatu saat Anda mengalami kekurangan darah akibat luka atau cedera serius.




Rabu, 17 April 2013

Sabar -> Sulit tapi Sulit -> Bisa .: Sabar -> Bisa


Setiap orang ingin memiliki rumah sendiri, apalagi yang sudah berumah tangga. Walaupun sederhana kalau milik sendiri, nyaman rasanya. Lebih-lebih kehidupan rumah tangga yang harmonis terbisa disana. Namun tidak serta merta rumah itu terbangun. Butuh lahan, bahan bangunan, tukang dan tentunya uang. Harus ada usaha untuk membangun sebuah rumah, walaupun hanya sederhana. Membutuhkan cukup waktu, tidak sehari jadi. Membutuhkan kesabaran dalam pembangunannya. Karena dalam pembuatan rumah tidak selamanya berjalan mulus. Kadang hujan, sehingga pembangunan dihentikan. Coba bayangkan kalau setiap hari hujan. Kapan akan selesai?. Belum lagi kekeringan air, sehingga tidak ada bahan untuk campuran semen dan pasir.  Masih banyak lagi kemungkinan kemungkinan lain yang akan terjadi. Uang tak selamanya ada, tukang tak selamanya sehat. Memang butuh kesabaran dalam membangun rumah. Apalagi rumah di surga. Perlu diingat, kalau sabar itu bukan diam.
dari Ummu Habibah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الْفَجْرِ
“Barangsiapa sehari semalam mengerjakan shalat 12 raka’at (sunnah rawatib), akan dibangunkan baginya rumah di surga, yaitu: 4 raka’at sebelum Zhuhur, 2 raka’at setelah Zhuhur, 2 raka’at setelah Maghrib, 2 raka’at setelah ‘Isya dan 2 raka’at sebelum Shubuh.” (HR. Tirmidzi no. 415 dan An Nasai no. 1794, kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih).

Kadang kita merasa ingin masuk surga, tapi kita tidak mau berusaha untuk mendapatkan surga. Apalagi membangun rumah disana. Berat untuk yang tidak punya niatan membangunnya. Tapi jika kita sudah punya niatan untuk membangunnya, Insyaalloh itu akan ringan. Malahan jika kita tidak melakukannya rasanya ada yang kurang, hati kurang nyaman. Memang butuk kesabaran dalam membangun rumah, apalagi di surga. Ingatlah Buah Dari Kesabaran itu manis rasa. Semoga kita menjadi orang-orang yang sabar dalam Beribadah Kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

Selasa, 02 April 2013

2 Sejoli Yang Tidak Terpisahkan Dalam Kehidupan (Bersyukur Dan Bersabar)


PPM-NH (Pondok Pesantren Mahasiswa – Nurul Hakim)

Sehabis sholat subuh ada nasihat agama untuk para mahasiswa tentunya, begini isinya:
Kenapa diawal pidato/khotbah/ceramah mengucapkan syukur ???
Jangan sampai nanti mahasiswa mengatakan “karena itu sudah umumnya pak”. Kalau orang awam yang menjawab seperti itu wajar. Seharusnya sebagai mahasiswa harus mempunyai dasar kenapa hal itu dilakukan.
(jika tidak menggunakan seperti lepra) (kurang barokah)
Setelah itu mengucapkan syahadat
(jika tidak menggunakan seperti tangan yang buntung (kurang barokah)
Karena pertamanya orang yang dipanggil masuk surga adalah orang yang banyak syukurnya.
-          Bangun tidur = syukur
-          Setelah Makan/minum = syukur
-          Setelah berpakaian = syukur
-          Dan masih banyak yang lainnya
Walaupun senang/susah, kaya/miskin, sehat/sakit tetap bersyukur. Maksudnya mensyukuri senangnya lebih lama daripada susahnya, masih dapat rejeki, sehatnya lebih lama daripada sakitnya yang hanya sebagian saja dan tidak keseluruhan. Bukan menyukuri musibahnya, kalau musibah mah ya istirja’, terus sabar.
Hikmahnya orang yang bersyukur selalu bahagia, senang dan enjoy. (syukur itu hikmahnya untuk kita sendiri)
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji".(QS. Luqman:12)

Dalam penelitian kita selalu bahagia akan menghasilkan hormon betakarotin yang menyebabkan awet muda.
Dengan kesyukuran fiddunya hasanah bisa diraih
Belajarlah bersyukur dari nikmat yang kecil
Berdo’alah untuk menjadi ahli syukur
Temannya syukur adalah sabar. Dalam kehidupan kita tidak selalu sehat, punya uang dsb.
-          Tidak bisa mencapai surga kecuali orang yang sabar
-          Orang iman itu mesti dicoba
-          Belajarlah bersabar dengan mengontrol emosi (berlatih)

-          Sabar menghadapi perintah
-          Sabar menghadapi larangan
-          Sabar menghadapi cobaan

Sabar itu bukan diam
Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan Dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada di antaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang; dan jika di antaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka dapat mengalahkan dua ribu orang dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.(QS. An-Anfaal: 65-66)

Usaha yang utama adalah do’a

Catatan Tambahan:
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (QS. Al-Baqoroh:155)

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.(QS. Al-Kahfi:28)

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.(QS. Al-Ahzab:35)

Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).(QS. Ash-Shoffat: 101-103)

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-Ashr:3)


Minggu, 24 Maret 2013

Mencabut Rambut Ketiak

Penelitian-penelitian kedokteran mengungkapkan kepada kita bahwa kuku yang panjang dapat mengundang penyakit, karena jutaan kuman akan bersarang di bawahnya (ingat setan juga akan bersarang). Penelitian kedokteran juga mengungkapkan bahwa membiarkan panjang bulu kemaluan adalah salah satu faktor penyebab penyakit bulu kemaluan berkutu yang tersebar di Eropa serta menyebabkan luka dan peradangan pada daerah di sekitar kemaluan.

Penemuan ini menjelaskan kepada manusia sebagian hikmah di balik hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu hadits tentang sunnah-sunnah fithrah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kepada manusia. Hadits ini adalah pondasi kebersihan individu. 

Hadits dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ
“Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari Muslim)

makruh hukumnya bila membiarkannya (tidak dipotong) lebih dari 40 (empat puluh) hari.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan batasan waktu kepada kami untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabuti bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, agar tidak dibiarkan lebih dari empat puluh hari.” (H.r. Muslim, Abu Daud, dan An-Nasa’i)

Kenapa Saya katakan rambut ketiak?

Umumnya masyarakat sering salah kaprah dan terbalik dalam menggunakan kedua kata tersebut. Dan uniknya, hal itu dianggap wajar atau tidak terdengar aneh. Padahal antara bulu dan rambut itu memiliki perbedaan yang signifikan terutama secara antomi.

Bulu adalah satu struktur kedap air yang menutupi permukaan tubuh burung dan unggas. Bagian terkecil dari bulu adalah barbules yang melekat pada barbs, cabang ke samping dari rachis, sumbu utama dari bulu.


Berbeda dengan bulu, rambut adalah lapisan tebal dari rambut-rambut halus yang menutupi kulit dari mamalia termasuk manusia. Secara anatomis rambut tersusun dari akar rambut (root, bulb atau knob), batang rambut (shaft), dan ujung rambut (top). Umumnya baik manusia maupun hewan memiliki struktur bagian rambut yang sama yakni kutikula, korteks, dan medulla. Namun demikian ada beberapa hal yang membedakan antara rambut manusia dan hewan. Rambut hewan teraba lebih kasar dengan pigmen seragam yang terletak di tengah atau tepi. Sedangkan pada manusia rambut lebih lembut dan pigmen tersebar sepanjang batang rambut. Kutikula rambut hewan memiliki sisik yang besar, dengan medula yang lebar menyambung dan korteks yang tipis. Pada manusia kutikula lebih kecil, dengan medula sempit terputus atau menyambung, dan korteks yang tebal.

Sedingin-dinginnya es, ada titik dinginnya.
Sepanas-panasnya api, ada titik panasnya.
Sepahit-pahitnya mahoni, ada titik pahitnya.
Semanis-manisnya guna, ada titik manisnya.
Sepedas
pedasnya sambal, ada titik kepedasannya.

Seperti halnya mencabut rambut ketiak. Biasanya ini paling sulit dilakukan jika memang tidak terbiasa. Tapi sesakit-sakitnya mencabutnya. Yakinlah setelah itu tidak akan bertambah lagi, dan tambah mudah untuk mencabutnya dan niatkan itu adalah ibadah.

Sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita yakin sabda Rasululloh, daripada perkataan orang lain yang bisa salah bisa benar, Itu hanya penelitian, dan penelitian itu bisa salah atau benar, sedangkan sabda Rasululloh merupakan wahyu dari Allah, bukan dari hawa nafsunya. Oleh karena itu mari kita menghidup-hidupkan sunah Rasululloh. 

“Ada sepuluh macam fitrah, yaitu memotong kumis, memelihara janggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), memotong kuku, membasuh persendian, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, istinja’ (cebok) dengan air.” Zakaria berkata bahwa Mu’shob berkata, “Aku lupa yang kesepuluh, aku merasa yang kesepuluh adalah berkumur.” (HR. Muslim , Abu Daud , At Tirmidzi , An Nasai, Ibnu Majah )